Rabu, 11 Januari 2012

CARA MEMBUAT NATA DE COCO

CARA MEMBUAT NATA DE COCO

PROSES PEMBUATAN NATA DE COCO
Air kelapa (1 ltr) gula (7.5-10%) 0.06% (NH4)2SO4 dipanaskan sampai gulanya larut kemudian disaring untuk menghilangkan sisa-sisa kulit kelapa. Setelah dingin, PHnya diatur dengan menambahkan asam asetat atau asam cuka hingga kisaran 3-4. Kemudian diinokulasi dengan biakan nata/air kelapa konsentrasi tinggi (10%). Dituang dalam wadah fementasi. Wadah ditutup dan diperam selama 8-14 hari hingga lapisan mencapai ketebalan kurang lebih 1.5 cm. Setelah pemeraman selesai, nata dipanen, dicuci, dihilangkan asamnya dengan perebusan atau perendaman dalam air selama tiga kali (air diganti tiap hari). Nata kemudian dipotong-potong dan direbus kembali, ditiriskan. Perebusan selanjutnya dalam larutan gula 40% selama 30-45 menit. Dibiarkan semalam dalam larutan gula. Selanjutnya nata siap dikonsumsi.

FERMENTASI
Fermentasi
adalah proses produksi energi dalam sel dalam keadaan anaerobik (tanpa oksigen). Secara umum, fermentasi adalah salah satu bentuk respirasi anaerobik, akan tetapi, terdapat definisi yang lebih jelas yang mendefinisikan fermentasi sebagai respirasi dalam lingkungan anaerobik dengan tanpa akseptor elektron eksternal.
Gula adalah bahan yang umum dalam fermentasi. Beberapa contoh hasil fermentasi adalah etanol, asam laktat, dan hidrogen. Akan tetapi beberapa komponen lain dapat juga dihasilkan dari fermentasi seperti asam butirat dan aseton. Ragi dikenal sebagai bahan yang umum digunakan dalam fermentasi untuk menghasilkan etanol dalam bir, anggur dan minuman beralkohol lainnya. Respirasi anaerobik dalam otot mamalia selama kerja yang keras (yang tidak memiliki akseptor elektron eksternal), dapat dikategorikan sebagai bentuk fermentasi.
PEMBUATAN NATA DE COCO
Negeri kita memiliki pantai terpanjang di dunia dan disepanjang pantai tersebut tumbuh subur pohon kelapa, belum lagi bila kita masuk kepedalaman pohon kelapa tak bisa kita hitung lagi jumlahnya, hal tersebut merupakan potensi kekayaan yang tak ternilai. Kelapa adalah pohon yang semua bagiannya berguna bagi kehidupan kita dari mulai Batang, Daun, Lidi, Sabut kelapa, Tempurung kelapa, Daging kelapa bahkan air yang dahulu hanya diminum sekedarnya kini dengan sedikit teknologi air kelapa bisa kita buat makanan berserat tinggi yang penuh gizi yaitu Nata de Coco .
Untuk itu kini penulis akan menyampaikan ringkasan tehnik atau cara pembuatan Nata de coco yang bisa di manfaatkan, berikut ini urutannya :

1. Persiapan media starter
   Starter atau biakan mikroba merupakan bahan paling penting dalam pembentukan nata. Sebagai starter, digunakan biakan murni dari Acetobacter xylinum. Bakteri ini dapat dihasilkan dari ampas nenas yang telah di inkubasi (diperam) selama 2-3 minggu. Starter yang digunakan dalam pembuatan nata sebanyak 170 ml.

2. Penyaringan dan Pendidihan
Untuk menghilangkan kotoran yang bercampur pada air kelapa di lakukan penyaringan dengan menggunakan kain saring . Kemudian campurkan gula pasir sebanyak 100 gr/Liter air kelapa, lalu di didihkan dan di dinginkan .

3. Inokulasi (pencampuran dengan Starter)
Setelah dingin, PH nya diatur agar berada pada kisaran 3-4 , kemudian di Inokulasi dengan menambahkan starter (Acetobacter Xylinum)) sebanyak 170 ml.

4. Pemeraman (Fermentasi)
Masukan campuran tersebut ke wadah fermentasi (baskom, manci,ember) kemudian ditutup dengan kertas koran dan simpan di tempat yang aman dan bersih. Lama pemeraman kurang lebih 1 minggu atau sampai lapisan mencapai tebal sesuai yang kita inginkan (berdsarkan tuangan air kedalam media fermentasi).
Setelah pemeraman selesai dengan terbentuknya lapisan Nata De Coco, lapisan nata diangkat. Buang selaput yang menempel pada bagian bawah nata, dicuci lalu potong-potong sesuai selera dan dicuci bersih. Masukan kedalam wadah dan direndam selama 3 hari setiap hari air diganti sesudah itu direbus sampai mendidih agar rasa asamnya hilang.
Selanjutnya Nata De Coco bisa diawetkan dengan sirup nata dengan cara mencampur 3kg nata de coco dengan 2 kg gula ditambah 4,5 liter air lalu dididihkan. Selanjutnya bila ingin dipasarkan tinggal dikemas sesuai kebutuhan bisa menggunakan gelas plastik atau dikemas dalam plastik dan di masukkan kedalam box/doos.
Demikian ringkasan ini semoga banyak yang bisa mengambil manfaatnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar